Perilaku Individu dan Kelompok dalam Organisasi
Sebelum mulai ke Topik Pembahasanya kita harus mengenal terlebih dahulu dengan apa yang dimaksud organisasi. organisasi sendiri dapat diartikan sebuah kesatuan atau entity yang terdiri dari banyak orang. Bisa berupa institusi, asosiasi atau lembaga, yang memiliki tujuan sama dan berhubungan dengan lingkungan luar.
Nah agar tujuan organisasi dapat terlaksana dengan baik maka dalam organisasi terdapat sebuah struktur anggota yang dimana Pengorganisasian adalah sekumpulan hubungan. Mendefinisikan hubungan vertikal dan horizontal antara orang-orang yang melakukan tugas organisasi. Tugas organisasi dibagi menjadi beberapa unit, personel di setiap unit diberi tugas tertentu. Hubungannya bertujuan untuk memaksimalkan kesejahteraan organisasi dan individu. Struktur ini menentukan pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi organisasi atau aktivitas yang berbeda dihubungkan.
Tentunya seseorang yang ikut organisasi akan mendapatkan sebuah manfaat dalam berorganisasi karena dalam fungsinya organisasi terdiri dari berbagai macam. dan Sebagai wadah perkumpulan yang bertujuan dan bekerja sama, fungsi organisasi dapat dinikmati oleh para personelnya. Serta tak jarang fungsi organisasi bisa dirasakan oleh orang lain yang menerima menfaatnya. Berikut di antaranya fungsi organisasi:
- Pertama, fungsi organisasi memberi arahan dan aturan. Serta pembagian kerja mengenai apa yang harus dan tidak boleh dilakukan oleh para anggota dalam organisasi.
- Fungsi organisasi selanjutnya ialah untuk meningkatkan skill dan kemampuan dari anggota organisasi. Dalam upaya mendapatkan sumber daya dan dukungan dari lingkungan.
- Fungsi organisasi yang terakhir, yakni memberikan pengetahuan. Serta mencerdaskan tiap anggota organisasi.
Didalam organisasi tentunya terdapat berbagai perilaku individu maupun kelompok seperti :
- Pengertian Perilaku Individu
Menurut kamus bahasa Indonesia, individu adalah pribadi orang, seorang, organisme yang hidupnya sendiri.[1] Sedangkan perilaku adalah tingkah laku, tanggapan seseorang terhadap lingkungan. Jadi, Perilaku individu adalah perilaku seseorang sehari-hari di dalam kehidupannya. Perilaku individu dalam organisasi adalah bentuk interaksi antara karakteristik individu dengan karakteristik organisasi. Setiap individu dalam organisasi, semuanya akan berperilaku berbeda satu sama lain, dan perilakunya adalah ditentukan oleh masing-masing lingkungannya yang memang berbeda.
Perilaku individu juga dapat dipahami dengan mempelajari karakteristik individu. Menurut Nimran, karakteristik yang melekat pada individu terdiri dari ciri-ciri biografis, kepribadian, kemampuan, persepsi dan sikap. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing karakteristik tersebut.
1) Ciri-ciri biografis, yaitu ciri -ciri yang melekat pada individu. Antara lain.
- Umur
- Jenis kelamin
- Status perkawinan
- Jumlah atau banyaknya tanggungan
- Masa kerja
2) Kepribadian
kepribadian sebagai pengorganisasian yang dinamis dari sistem psikofisik dalam diri individu yang menentukan penyesuaian diri dengan lingkungannya” dia menambahkan bahwa kepribadian sebagai keseluruhan cara bagaimana individu beraksi dan berinteraksi dengan orang lain.
3) Kemampuan
Kemampuan adalah kapasitas seseorang untuk melaksanakan beberapa kegiatan dalam satu pekerjaan. Kategori kemampuan dikelompokkan menjadi dua yaitu kemampuan intelektual dan kemampuan fisik.
4) Persepsi
Persepsi sebagai suatu proses memperhatikan dan menyeleksi, mengorganisasikan, dan menafsirkan stimulus lingkungan. Dia menambahkan bahwa ada sejumlah faktor yang mempengaruhi persepsi.
5) Sikap (Attitude)
Sikap merupakan suatu kesiapan mental atau emosional dalam beberapa jenis tindakan padasituasi yang tepat.[3] Sikap merupakan satu faktor yang harus dipahami agar dapat memahami perilaku orang lain. Dengan saling memahami individu maka organisasi akan dapat dikelola dengan baik.
- Pengertian Perilaku Kelompok
Perilaku merupakan suatu fungsi dari interaksi antara individu dengan lingkungannya.[6] Sedangkan kelompok merupakan dua individu atau lebih yang berinteraksi dan saling bergantung, bergabung untuk mencapai sasaran tertentu. Perilaku adalah semua yang dilakukan seseorang. Bentuk perilaku seseorang adalah semua yang aktifitas, perbuatan dan penampilan diri sepanjang hidupnya. Bentuk perilaku manusia adalah aktifitas individu dengan relasinya dalam lingkungannya.
Jadi, definisi dari pengertian perilaku kelompok adalah suatu aktifitas yang dilakukakan oleh seorang individu dengan yang lainnya untuk mendapatkan aspirasi anggota, berinteraksi dari setiap individu dan saling bergabung untuk mencapai sasaran yang diinginkan.
Bentuk-bentuk Kelompok
Kelompok dapat berbentuk kelompok formal (formal group), ataupun merupakan kelompok informal (informal group). Kelompok formal dibentuk organisasi, sedangkan kelompok informal dibentuk oleh sekumpulan orang yang mempunyai kepentingan bersama.
- Hal hal yang dilakukan sebuah kelompok dalam organisasi
Dalam organisasi tentunya terdapat banyak anggota yang tentunya dalam anggota tersebut memiliki sifat dan karakteristik yang positif maupun dan negatif, dan tentunya bagaimana cara ketua dalam kelompok tersebut dapat memanage anggota dengan baik dan benar agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan, dalam hal ini saya ambil contoh seperti anggota yang tidak kerja dan anggota yang dominan dalam kelompok. untuk menhindari hal hal yang tidak diinginkan dapat dilakukan dengan cara seperti ini.
- Pembagian tugas ke setiap anggota kelompok, agar semua anggota dapat menjalankan tugas.
- Pemberian deadline tugas ke setiap anggota, agar tugas setiap anggota dapat selesai dengan tepat waktu
- Tegas terhadap anggota kelompok,
REFERENSI
https://www.merdeka.com/trending/fungsi-organisasi-pengertian-dan-tujuan-hingga-jenisnya-yang-wajib-diketahui-kln.html
http://meseptiandrianiiskandar.blogspot.com/2018/05/makalah-perilaku-individu-dan-kelompok.html
https://www.kompas.com/skola/read/2020/10/21/155750069/dominasi-dampak-interaksi-antar-kelompok-sosial
Komentar
Posting Komentar