Perkembangan Penduduk Di Dunia
- Penduduk
Penduduk itu sendiri adalah semua orang yang berdomosili di wilayah geografis suatu negara selama jangka waktu tertentu serta sudah memenuhi syarat syarat yang telah di tentukan oleh peraturan negara.
- Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan Penduduk adalah perubahan populasi sewaktu waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan per waktu unit. untuk pengukuran, sebutan pertambahan penduduk merujuk pada semua spesies tetapi selalu mengarah pada manusia, dan sering di gunakan secara informal untuk sebutan demografi nnilai pertumbuhan penduduk dan di gunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia
2 tabel beripertumbuhankut ini adalah perbandingan perkembangan penduduk beberapa negara yang di pilih berdasarkan jumlah kepadatan manusianya dari tahun 2019 ke 2020
Di bawah juga terdapat gambar pertumbuhan dan perkembangan penduduk dari tahun ke tahun
seperti yang kalian lihat di atas pertumbuhan pertunduduk selalu terjadi dan terjadi. dan tidak akan pernah berhenti. tapi dia akan selalu tumbuh dari waktu ke waktu karena di sebabkan oleh beberapa faktor.
Di bawah ini juga terdapat penggandaan pertumbuhan dan perkembangan penduduk dunia dari abad ke abad
Gambar di atas menggunakan interpolasi linear dari perkiraan UNDESA, populasi dunia telah meningkat dua kali lipat atau akan dua kali lipat dalam tahun tahun berikutnya ( dengan dua titik totalk yang berbeda). perhatikan bagaimana selama 2 milenium, menggandakan masing masing mengambil kira kira setengah selama dua kali lipat sebelumnya, pas model pertumbuhan hiperbolik disebutkan di atas. namun, tidak mungkin bahwa akan ada penggandaan lain dalam abad ini
Kenapa bisa terjadi perkembangan penduduk di seluruh dari tahun ke tahun? hal ini terjadi karena ada beberapa hal yaitu
- Fertility (Kelahiran) Fertilitas atau kelahiran adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang di lahirkan hidup oleh seorang wanita. Semakin muda usia perkwainan pertama maka semakin banyak kemungkinan seorang wanita akan melahirkan anak ada juga faktor faktor penunjang kelahiran yaitu .
- kawin pada usia muda karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu. anggapan banyak banyak rejeki, anak menjadi kebanggan orang tua
- adanya program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak, adanya ketentuan batas usia menikah. untuk wanita minimal 16 tahun dan bagi laki laki 19 tahun.
- Mortalitas (Kematian). Mortalitas merupakan angka kematian yang terjadi pada kurun waktu dan tempat tertentu yang diakibatkan oleh keadaan tertentu dapat berupa penyakit maupun sebab lainnya. Angka Kematian terdiri atas), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKABA), dan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Morbiditas.
- Perpindahan Penduduk (Migrasi) Faktor-faktor penyebab migrasi biasanya dikategorikan menjadi dua bagian yaitu faktor penarik dan faktor pendorong. Kainth (2010) menyatakan bahwa faktor penarik adalah faktor-faktor yang mencakup daya tarik suatu daerah sedangkan faktor pendorong adalah faktorfaktor yang memaksa seseorang untuk meninggalkan daerah asal dan pind Berbagai hasil penelitian menyebutkan bahwa faktor pendapatan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan migrasi.
CDR = D/P x K
Ket
CDR = Crude Death Rate ( Angka Kematian Kasar )
D = Jumlah Kematian pada tahun tertentu (Death)
P = Jumlah Penduduk pada pertengahan tahun tertentu
K = Bilangan Konstan 1000
Rumus tingkat kematian khusus
ASDRx = Dx/Px x K
Ket
ASDRx = Angka Kematian Khusus umur tertentu (X)
Dx = Jumlah Kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
K = Bilangan Konstan 1000
Ada tiga jenis struktur penduduk:
1. Piramida Penduduk Muda
Piramida ini menggambarkan komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang. Jumlah angka kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian. Bentuk ini umumnya kita lihat pada negara – negara yang sedang berkembang. Misalnya : India, Brazil dan Indonesia
2. Piramida Stationer
Bentuk piramida ini menggambarkan keadaan penduduk yang tetap (statis) sebab tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Piramida penduduk yang berbentuk system in iterdapat pada negara-negara yang maju seperti Swedia, Belanda dan Skandinavia.
3. Piramida Penduduk Tua
Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesat dan tingkat kematian kecil sekali. Apabila angka kelahiran jenis kelamin pria besar, maka suatu Negara bias kekurangan penduduk. Negara yang bentuk piramida penduduknya seperti ini adalah Jerman, Inggris, Belgia dan Perancis.
Rasio Ketergantungan
Konsep Definisi Rasio Ketergantungan (Defendency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas (keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja) dibandingkan dengan jumlah pendduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja).
Pertumbuhan dan Perkembangan Kebudayaan di Indonesia
Zaman Batu
Tua Alat-alat batu pada zaman batu tua, baik bentuk ataupun permukaan peralatan masih kasar, misalnya kapak genggam. Kapak genggam semacam itu kita kenal dari wilayah Eropa, Afrika, Asia Tengah, sampai Punsjab (India), tapi kapak genggam semacam ini tidak kita temukan di daerah Asia Tenggara. Berdasarkan penelitian para ahli prehistori, bangsa-bangsa Proto-Austronesia pembawa kebudayaan Neolithikum berupa kapak batu besar ataupun kecil bersegi-segi berasal dari Cina Selatan, menyebar ke arah selatan, ke hilir sungai-sungai besar sampai ke semenanjung Malaka Lalu menyebar ke Sumatera, Jawa. Kalimantan Barat, Nusa Tenggara, sampai ke Flores, dan Sulawesi, dan berlanjut ke Filipina.
Kapak-kapak tersebut diasah sampai mengkilap dan diikat pada tangkai kayu dengan menggunakan rotan. Sebagai tambahan seiring persebaran kapak batu tersebut tersebar pula Bahasa Proto-Austronesia yang merupakan induk dari bahasa dari bangsa-bangsa di sekitar Samudera Indonesia dan Samudera Pasifik. Karena perkembangannya muncul bahasa melayu yang nantinya di negara Indonesia berkembang menjadi bahasa Indonesia.
Zaman Batu Muda
Pada zaman batu muda memiliki ciri-ciri seperti : mulai menetap dan membuat rumah, membentuk kelompok masyarakat desa, bertani, dan berternak untuk memenuhi kebutuhan hidup. Manusia pada zaman batu muda telah mengenal dan memiliki kepandaian untuk mencairkan/melebur logam dari biji besi dan menuangkan ke dalam cetakan dan mendinginkannya. Oleh karena itulah mereka mampu membuat senjata untuk mempertahankan diri dan untuk berburu serta membuat alat-alat lain yang mereka perlukan. Bangsa-bangsa Proto-austronesia yang masuk dari Semenanjung Indo-China ke Indonesia itu membawa kebudayaan Dongson, dan menyebar di Indonesia. Materi dari kebudayaan Dongson berupa senjata-senjata tajam dan kapak berbentuk sepatu yang terbuat dari bahan perunggu.
Kebudayaan Hindu, Bhuda dan Islam - Kebudayaan Hindu & Budha
Pada abad ke-3 dan ke-4 agama hindu mulai masuk ke Indonesia di Pulau Jawa. Perpaduan atau akulturasi antara kebudayaan setempat dengan kebudayaan. Sekitar abad ke 5 ajaran Budha masuk ke indonesia, khususnya ke Pulau Jawa. Agama Budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dibandingkan Hinduisme, sebab budhisme tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam masyarakat. Walaupun demikian, kedua agama itu di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa tumbuh dan berdampingan secara damai. Baik penganut hinduisme maupun budhisme masng-masing menghasilkan karya-karya budaya yang bernilai tinggi dalam seni bangunan, arsitektur, seni pahat, seni ukir, maupun seni sastra, seperti tercermin dalam bangunan, relief yang diabadikan dalam candi-candi di Jawa Tengah maupun di Jawa Timur diantaranya yaitu Borobudur, Mendut, Prambanan, Kalasan, Badut, Kidal, Jago, Singosari, dan lain-lain.
Kebudayaan Barat
Budaya Barat (kadang-kadang disamakan dengan peradaban Barat, Eropa, atau Occidental), mengacu pada budaya yang berasal dari Eropa. Padanannya adalah Budaya Timur/Asia/Oriental.
Istilah "budaya Barat" digunakan sangat luas untuk merujuk pada warisan norma-norma sosial, nilai-nilai etika, adat istiadat, keyakinan agama, sistem politik, artefak budaya khusus, serta teknologi. Secara spesifik, istilah budaya Barat dapat ditujukan terhadap:
DAFTAR PUSTAKA
https://haryantoisman.wordpress.com/2014/10/10/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pertambahan-penduduk/
https://brainly.co.id/tugas/11713784#:~:text=Sehingga%20penyebab%20terjadinya%20pertumbuhan%20penduduk,)%20dan%20migrasi%20(perpindahan).
https://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_penduduk
https://ekspektasia.com/pengertian-penduduk/http://sujuddermawan.blogspot.com/2014/10/pertumbuhan-dan-perkembangan-kebudayaan.html
https://nindy21.wordpress.com/2013/11/03/208/
https://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Barat




Komentar
Posting Komentar